. . . . .Translate English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Produksi Kopi Gayo

Gambaran Produksi Kopi Arabika asal Tanoh Gayo Luas areal kopi di dataran tinggi tanoh Gayo hingga saat ini adalah 96.316.04 Ha. Denan Rincian sebagai berikut : 1. 48.800 Ha Berada dalam wilayah Kabupaten Aceh Tengah. 2. 45.316.04 Ha Berada dikawasan Kabupaten Bener Meriah dan sisanya seluas, 3. 3.000. Ha di Kabupaten Gayo Lues.

Perubahan UU Koperasi

Jika dicermati ada perubahan cukup radikal terkait dengan keorganisasian Koperasi (Pengurus, pengawas dan Kenggotaan), permodalan Koperasi, dan kuasa Rapat Anggota. Tentu saja Undang-undang ini masih harus dilengkapi dengan 10 PP dan 5 Permen, misal terkait dengan tata cara pembubaran Koperasi, penjenisan Koperasi dll..

Tentang Kopi Gayo

Kopi asal dataran tinggi "Tanah Gayo" meliputi : Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues dan Bener Meriah Kopi asal tanoh gayo merupakan produk spesial, dan memiliki aroma khas dibanding wilayah lainnya di Dunia. Kopi Arabika Gayo telah mendapat Sertifikat perlindungan IG pada 27 Mei 2010 yang diserahkan Menteri Hukum dan HAM, Patralis Akbar, di Jakarta. Keunikan kopi Gayo dikenal dengan istilah "heavy body and light acidity` yakni sensasi rasa keras saat kopi ditengguk dan aroma yang menggugah semangat.

Cangkir Pengaruhi Rasa Minuman

Dalam melakukan riset ini, Piqueras-Fiszman dan rekannya, Charles Spence dari University of Oxford di Inggris, meminta 57 orang untuk membandingkan sampel cokelat panas yang disajikan dalam empat cangkir plastik yang berbeda. Meskipun semua cangkir itu berukuran sama dan warna bagian dalam sama, yaitu putih, warna luar cangkir-cangkir itu berbeda. Satu cangkir berwarna putih, sementara yang lainnya berwarna krem, merah, dan oranye.

Perinsip Pertanian Organic

Prinsip dasar pertanian organic yang dirumuskan oleh IFOAM, International Federation of Organic Agriculture Movements (IFOAM, 1992) tentang budidaya tanaman organik harus memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut : Pertanian organic didasarkan pada : 1. Prinsip Kesehatan 2. Prinsip Ekologi 3. Prinsip Keadilan 4. Prinsip Perlindungan Setiap prinsip dinyatakan melalui suatu pernyataan disertai dengan penjelasannya.

Begini Trik Menyeduh Kopi Agar Nikmat
Trik Menyeduh Kopi
Seoul - Warga Korea Selatan tak hanya "jago" minum alkohol, tapi juga kopi. Rasio konsumsi kopi Korsel termasuk tertinggi di dunia, mencapai 338 cangkir kopi per orang tahun lalu, menurut data yang dirilis oleh Food and Drug Administration Korea.

Menyeduh kopi untuk dikonsumsi sendiri menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari masyarakat. Kopi rumahan Korea dikenal harum dan enak.

Apa rahasianya? Masyarakat setempat menyebut resep menyeduh kopi sebagai "Aturan 3-3-3". Setelah biji kopi dipanggang, biarkan selama tiga hari. Kemudian seduh kopi dalam waktu tiga menit setelah digiling. Minuman harus dikonsumsi dalam waktu tiga menit setelah diseduh dengan air mendidih.

Selain itu, gunakan air segar dan dingin untuk kemudian direbus sampai mencapai titik didih optimal, ketimbang menggunakan air panas dispenser atau air dalam termos. Dianjurkan agar kopi yang telah diseduh disimpan dalam gelas termos  agar awet hangatnya.

Kopi idealnya disajikan pada suhu antara 82 dan 85 derajat Celcius. Setelah diseduh, jangan dipanaskan. Kopi yang dipanaskan akan kehilangan rasa dan aroma aslinya.

Sumber
Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi.

Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi. Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda. Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.

Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika (kualitas terbaik) dan robusta.

Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya. Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung 

Coffee Longberi

Coffee Luwak
Kandungan kafein dalam kopi memiliki efek yang beragam pada setiap manusia. Beberapa orang akan mengalami efeknya secara langsung, sedangkan orang lain tidak merasakannya sama sekali. Hal ini terkait dengan sifat genetika yang dimiliki masing-masing individu terkait dengan kemampuan metabolisme tubuh dalam mencerna kafein. Metabolisme kafein terjadi dengan bantuan enzim sitokrom P450 1A2 (CYP1A2). Terdapat 2 tipe enzim, yaitu CYP1A2-1 dan CYP1A2-1. Orang yang memiliki enzim CYP1A2-1 mampu mematabolisme kafein dengan cepat dan efisien sehingga efek dari kafein dapat dirasakan secara nyata. Enzim CYP1A2-2 memiliki laju metabolisme kafein yang lambat sehingga kebanyakan orang dengan tipe ini tidak merasakan efek kesehatan dari kafein dan bahkan cenderung menimbulkan efek yang negatif.

Banyak isu yang berkembang mengenai efek negatif meminum kopi bagi tubuh, seperti meningkatnya risiko terkena kanker, diabetes melitus tipe 2, insomnia, penyakit jantung, dan kehilangan konsentrasi. Beberapa penelitian justru menyingkapkan hal sebaliknya. Kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi ternyata mampu menekan pertumbuhan sel kanker secara bertahap. Selain itu, kafein mampu menurunkan risiko terkena diabetes melitus tipe 2 dengan cara menjaga sensitivitas tubuh terhadap insulin. Kafein dalam kopi juga telah terbukti mampu mencegah penyakit serangan jantung. Pada beberapa kasus, konsumsi kopi juga dapat membuat tubuh tetap terjaga dan meningkatkan konsentrasi walau tidak signifikan. Di bidang olahraga, kopi banyak dikonsumsi oleh para atlet sebelum bertanding karena senyawa aktif di dalam kopi mampu meningkatkan metabolisme energi, terutama untuk memecahkan glikogen (gula cadangan dalam tubuh).

Selain kafein, kopi juga mengandung senyawa antioksidan dalam jumlah yang cukup banyak. Adanya antioksidan dapat membantu tubuh dalam menangkal efek pengrusakan oleh senyawa radikal bebas, seperti kanker, diabetes, dan penurunan respon imun. Beberapa contoh senyawa antioksidan yang terdapat di dalam kopi adalah polifenol, flavonoid, proantosianidin, kumarin, asam klorogenat, dan tokoferol. Dengan perebusan, aktivitas antioksidan ini dapat ditingkatkan.

Kopi banyak dikonsumsi oleh para atlet sebelum bertanding.